Ghirah Islam

Contact form

©2012 Ghirah Islam's Blog | Design by - PB Templates | Distributed by FB Templates

Featured Section

Breaking Ticker

Salafy / Wahabi Macam Apa Ini?

Post a Comment
Ngaku pengikut sunnah, tapi giliran ada yang anti maulid dan mengkritik amaliyahnya, malah ngebela maulid, dan bilang ga semua perayaan Maulid itu munkar tergantung pelakunya. Malah sebagian ada yang mengolok-olok orang yang menasehati pelaku bid'ah tersebut.

Penampilan Salafy, berjenggot, celana cingkrang, tapi giliran ada yang mensyiarkan haramnya isbal dan musik ketengah-tengah ummat, malah balik mengkritik dan berkata, itu masalah khilafiyah jangan disebarkan ke tengah-tengah ummat.

Ngaku Salafi / Wahabi, tapi hari-harimu, dakwahmu tak lepas dari mengkritik amaliyah Salafy/Wahabi.

Merasa Salafy/Wahaby garis lurus tapi status-statusmu di medsos sering mengghibah kesalahan oknum Salafy dan dikomentari bar-bar oleh pengikut-pengikutmu yang suul adab.

Salafy/Wahaby macam apa ini...??

Sebenarnya apa maumu wahai yang merasa Salafy, Wahaby atau entah apalah yang pantas untuk status dirimu?

Kalau kau merasa Maulid itu bukan bid'ah silakan kau rayakan bersama yang merayakannya.

Kalau kau merasa isbal dan musik itu tidak haram dan ini adalah masalah khilafiyah, silakan masuk ke barisan orang yang meyakini tidak haram. Silakan kau ganti saja celanamu dengan isbal, kau cukur jenggotmu. Sekalian masuk saja ke Aswaja.

Jangan kau nyinyirin atau mengolok-olok orang-orang yang ingin mendakwahkan Sunnah ditengah-tengah ummat. Sekalipun itu masalah khilafiyah menurut sebagian ummat ini, tetap kau tak punya hak melarang orang-orang mendakwahkan keyakinannya. Kecuali yang kau larang itu adalah kaum sesat atau munafik.

Tanggalkan saja Salafi/Wahabimu, jangan setengah sana, setengah sini. Masuk sekalian ke Aswaja/Asyari sana. Dibalik jubah moderat dan embel-embel garis lurusmu malah kau olok-olok orang yang ingin berdakwah dengan keyakinannya.

Terlalu toleran, terlalu moderat, seolah tak punya prinsip keyakinan. Salafy yang terlalu moderat, pada akhirnya akan berubah menjadi Aswaja. Salafy yang saban hari mengkritik Salafy, nanti pada akhirnya dia akan berubah wujud menjadi Asyari dan memusuhi Atsari (Salafy). Banyak kejadian kayak gini di medsos.

Orang moderat itu bukan berarti dukung sana dukung sini. Orang moderat itu tetap memegang erat keyakinannya dan tetap mendakwahi ke publik dengan tetap merangkul dan menyayangi sesama Muslim. Justru mendakwahi pelaku bid'ah tanda sayangnya Salafi kepada ummat ini. Bukan malah tampil beda.
Difan
Menulis itu bukan karena kita tahu banyak, tapi karena banyak hal yang ingin kita tahu

Related Posts

Post a Comment